Cara Penyebaran Virus Corona / (Covid-19) yang umum terjadi


Wabah virus corona

 Wabah virus corona / yang biasa di sebut covid -19 menjadi catatan kelam sejak awal tahun 2020. Virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, itu membuat semua orang khawatir.
     Virus corona jenis baru, SARS-CoV2, masih terus diteliti untuk mengetahui karakteristik virus ini dan bagaimana penularan serta penyebarannya.

    Virus-virus corona dapat menyerang saluran pernapasan manusia. Orang yang terkena infeksi virus corona ini akan menderita penyakit gejala demam, pilek atau flu, batuk-batuk, sakit kepala, nyeri tenggorokan, nyeri dada bahkan sesak napas.

1.Penyebaran virus corona ini sangat mudah yakni melalui percikan batuk dan bersin yang keluar dari penderita ketika batuk maupun bersin dan menempel langsung kepada orang sehat. Virus ini juga dapat menempel pada benda mati yang mana ketika orang sehat memegang benda mati tersebut lalu tidak sengaja memegang area muka terutama pada hidung, mulut, dan mata maka dengan mudah virus corona ini menempel pada orang tersebut.

2. Virus yang masuk akan menuju ke sasarannya yaitu paru-paru. Virus akan memecahkan dirinya dan masuk ke dalam inti sel dan di dalam inti sel ini virus akan dapat berkembangbiak lebih banyak lagi. Jumlah virus yang sudah menyatu di dalam sel manusia ini akan berjumlah lebih banyak dari sebelumnya.

3. Antibodi akan melawan virus ini namun apabila virusnya lebih banyak maka sebagian antibodi akan kalah dan dapat menyerang balik secara acak.
It
4. Dikarenakan kejadian ini dapat menimbulkan penyakit radang paru-paru oleh bakteri pneumonia.

5. Bakteri-bakteri tersebut dapat mauk ke aliran darah dan menyerang sistem organ dalam tubuh yang lainnya.

  Bahkan, para peneliti menemukan bahwa virus itu bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu di udara dan menempel di permukaan benda, bergantung pada beberapa faktor, seperti panas dan kelembapan.

Hal itu diketahui setelah peneliti menggunakan peralatan untuk menyemprotkan sampel virus secara halus ke udara dan meniru apa yang bisa terjadi, yaitu orang yang terinfeksi menyebarkan virus melalui udara.

    Virus corona jenis baru ini juga terbukti dapat bertahan empat jam pada tembaga hingga 24 jam pada karton, dua hingga tiga hari pada plastik dan stainless steel.

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebutkan, jarak penyebaran cairan di udara setidaknya sejauh 2 meter antar-manusia.